Semangat Gotong Royong, Senkom Ende Bersama Warga Bersihkan Bangunan Roboh Akibat Gempa
Senkom Ende Turun Tangan Bantu Warga Terdampak, Pasca Gempa 7.7 Guncang NTT
Anggota Senkom Mitra Polri Kabupaten Ende turut membantu masyarakat membersihkan puing-puing bangunan yang roboh akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026) pukul 05.48 WITA. Poster: Redaksi
SIGAPNEWS | ENDE - Anggota Senkom Mitra Polri Kabupaten Ende turut membantu masyarakat membersihkan puing-puing bangunan yang roboh akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026) pukul 05.48 WITA.
Gempa yang sempat memicu peringatan dini potensi tsunami dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) tersebut menimbulkan kepanikan di kalangan masyarakat. Sejumlah warga memilih keluar dari rumah untuk menyelamatkan diri dan mengantisipasi kemungkinan dampak lanjutan dari bencana tersebut.
Pada Minggu (16/8/2026), Senkom Mitra Polri Kabupaten Ende bergabung bersama masyarakat setempat melakukan kerja bakti membersihkan puing bangunan kios milik seorang anggota Senkom dan bangunan warga yang berlokasi di Jalan Woloare B, Kelurahan Roworena, Kecamatan Ende Utara, Kabupaten Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur.
Beruntung, saat kejadian pemilik kios dan bangunan warga dalam keadaan kosong sehingga tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka. Kerusakan yang terjadi hanya berupa robohnya bangunan beserta material bangunan yang berserakan di sekitar lokasi.
Dengan semangat gotong royong, anggota Senkom bersama warga sekitar bahu-membahu membersihkan puing-puing bangunan dan menata kembali area yang terdampak. Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial serta upaya membantu warga yang terdampak bencana agar dapat segera bangkit dan kembali beraktivitas.
Ketua Senkom Mitra Polri Kabupaten Ende, Azhar Djafar, mengapresiasi kepedulian dan solidaritas yang ditunjukkan oleh anggota Senkom maupun masyarakat sekitar dalam membantu proses pemulihan pascagempa.
"Alhamdulillah, meskipun bangunan anggota Senkom mengalami kerusakan akibat gempa, kami sangat bersyukur karena tidak ada korban jiwa. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota Senkom dan masyarakat yang dengan sukarela membantu membersihkan puing-puing bangunan. Kebersamaan seperti inilah yang menjadi kekuatan kita dalam menghadapi setiap musibah," ujar Azhar.
Menurutnya, semangat gotong royong yang tumbuh di tengah masyarakat menjadi modal penting dalam mempercepat pemulihan kondisi pascabencana. Ia menilai kebersamaan dan kepedulian sosial harus terus dijaga sebagai bagian dari budaya masyarakat Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan.
Azhar juga berharap kondisi di Kabupaten Ende segera kembali normal dan masyarakat tetap mengikuti arahan dari pemerintah serta informasi resmi dari BMKG terkait perkembangan situasi kebencanaan.
"Kami berharap situasi segera pulih, aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan seperti biasa, dan warga yang terdampak diberikan kekuatan serta kesabaran. Semoga Allah SWT senantiasa melindungi seluruh masyarakat Ende dan menjauhkan daerah kita dari bencana yang lebih besar. Senkom Mitra Polri akan terus hadir membantu masyarakat sesuai kemampuan yang kami miliki," tambahnya.
Hingga saat ini, sebagian warga masih memilih berada di luar rumah atau di lokasi yang dianggap lebih aman karena masih terjadi gempa susulan yang dirasakan di sejumlah wilayah. Kondisi tersebut membuat masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan sembari menunggu situasi benar-benar kondusif.
Senkom Mitra Polri Kabupaten Ende mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, serta selalu mengutamakan keselamatan diri dan keluarga. Kehadiran Senkom di tengah masyarakat diharapkan dapat membantu memperkuat upaya penanganan dan pemulihan pascabencana melalui semangat kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial. (TJN)
Editor :Tri Joko
Source : Senkom Kab. Ende