Benang Kain Embroidery Tampilkan Wastra Lokal Elegan dan Modern
Ibu Wapres Buka Persit Bisa 2, Booth Benang Kain Embroidery Curi Perhatian Pengunjung
Tampak atas, Ibu Wakil Presiden RI, Selvi Gibran Rakabuming, secara resmi membuka kegiatan Persit Bisa 2 Tahun 2026 yang digelar di Balai Kartini, Kamis (7/5/2026). Foto: Redaksi
SIGAPNEWS | JAKARTA - Ibu Wakil Presiden RI, Selvi Gibran Rakabuming, secara resmi membuka kegiatan Persit Bisa 2 Tahun 2026 yang digelar di Balai Kartini, Kamis (7/5/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-80 Persit Kartika Chandra Kirana sekaligus menjadi wadah penguatan kreativitas dan pemberdayaan ekonomi anggota Persit melalui pengembangan UMKM.
Dalam kegiatan itu, Selvi Gibran didampingi Ketua Umum (Ketum) Persit Kartika Chandra Kirana, Uli Simanjuntak, serta Wakil Ketua Umum Persit, Eka M. Saleh Mustafa.
Dalam sambutannya, Selvi berharap ajang Persit Bisa 2 menjadi ruang silaturahmi dan pembelajaran bersama bagi para pelaku UMKM Persit dari seluruh Indonesia, khususnya dalam meningkatkan kapasitas usaha di tengah perkembangan teknologi digital.
“Diharapkan di ajang ini, pertemuan UMKM Persit dari seluruh Indonesia ini membawa banyak manfaat, saling bersilaturahmi tentunya, saling belajar,” ujar Selvi.
Menurutnya, masih banyak perajin daerah yang memiliki produk berkualitas tinggi namun belum memiliki akses pasar yang luas, termasuk dalam pemanfaatan marketplace digital. Karena itu, Persit didorong untuk terus memperkuat pembinaan UMKM di daerah, terutama dalam aspek pemasaran berbasis teknologi.
Selvi juga mengapresiasi peran aktif Persit Kartika Chandra Kirana yang dinilai konsisten dalam meningkatkan pemberdayaan anggota maupun masyarakat, termasuk kelompok penyandang disabilitas.
“Saya mengapresiasi dan bangga dengan peran Persit Kartika Chandra Kirana yang terus aktif meningkatkan pemberdayaan anggotanya di seluruh Nusantara,” tuturnya.
Ia menegaskan, perempuan memiliki posisi strategis dalam pengembangan ekonomi kreatif di tengah era teknologi dan persaingan global yang semakin dinamis.
“Di era teknologi dan persaingan global, peran perempuan ekonomi kreatif akan menjadi semakin strategis, dan tentunya semangat ini selaras dengan program dari pemerintahan Bapak Presiden Prabowo Subianto,” tandasnya.
Sebelumnya, Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana, Uli Simanjuntak, menyampaikan bahwa Persit Bisa diharapkan menjadi ruang pengembangan ekonomi kreatif sekaligus mendukung kemandirian ekonomi keluarga prajurit.
Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara, Ririx Hasan, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan potensi ekonomi kreatif dan jiwa kewirausahaan anggota Persit.
Booth Benang Kain Embroidery Jadi Daya Tarik
Pembukaan kegiatan ditandai dengan pemukulan gong oleh Selvi Gibran, dilanjutkan penampilan fashion show Sulam Peniti Padang dari PD XX/Tuanku Imam Bonjol, serta peninjauan berbagai stan UMKM seperti kain songket, kain batik, produk fesyen, dan aksesori, termasuk Booth Benang Kain Embroidery yang menjadi salah satu pusat perhatian pengunjung.
Di antara deretan pelaku UMKM yang ambil bagian dalam Persit Bisa 2, Benang Kain Embroidery tampil menonjol lewat karya-karya wastra lokal yang elegan dan berkarakter.
Di balik brand tersebut, Ny. Ayu Triyadi hadir sebagai motor kreatif yang konsisten menghadirkan produk bordir berkualitas tinggi. Mengusung filosofi perpaduan tradisi dan tren modern, Benang Kain Embroidery menghadirkan beragam koleksi seperti kebaya bordir, kain bordir, vest, hingga gamis bordir dengan detail pengerjaan yang presisi.
Kehadiran UMKM ini tidak hanya menjadi ajang promosi produk, tetapi juga bentuk nyata dukungan terhadap pelestarian wastra Nusantara. Produk-produk yang ditampilkan menunjukkan bahwa kain tradisional dapat dikemas secara modern tanpa kehilangan identitas budaya.
Salah satu produk unggulan yang paling diminati pasar adalah bahan kebaya bordir yang dinilai memiliki daya tarik kuat dari sisi estetika maupun fleksibilitas desain. Produk tersebut banyak dipilih karena mampu menghadirkan kesan anggun, eksklusif, dan cocok digunakan dalam berbagai kesempatan formal maupun semi-formal.
Dukungan terhadap produk UMKM lokal juga terlihat dari kunjungan Wakil Ketua Umum Persit, Eka M. Saleh Mustafa, ke Booth Benang Kain Embroidery. Dalam kesempatan tersebut, ia turut membeli beberapa produk Benang Kain Embroidery sebagai bentuk dukungan penuh terhadap pengembangan UMKM binaan Persit dan pelestarian karya wastra Nusantara.
Partisipasi Benang Kain Embroidery juga mendapat dukungan dari jajaran Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXI Pussiberad PG Mabesad. Pembina Persit, Fransiscus Ari Susetio, bersama Ketua Persit, Theresa Ari Susetio, terus mendorong para pelaku UMKM binaan agar mampu berkembang dan memiliki daya saing di pasar yang lebih luas. (AG)
Editor :Tri Joko
Source : Redaksi