Mahmud Marhaba Layak Melanjutkan Kepemimpinan PJS Demi Tuntaskan Program Strategis
Hadiri MUNAS III PJS, Ketua DPD PJS DKI Jakarta Dukung Mahmud Marhaba Lanjutkan Kepemimpinan PJS
Ketua DPD PJS DKI Jakarta Tri Joko (atas) menyerahkan dukungan kepada Mahmud Marhaba sebagai Ketum PJS berikutnya dalam pandangan umum MUNAS III PJS di Jakarta, Selasa (21/7/2026). foto: Redaksi
SIGAPNEWS | JAKARTA - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Provinsi DKI Jakarta secara resmi menyatakan dukungan kepada Mahmud Marhaba untuk kembali memimpin Pro Jurnalismedia Siber (PJS) sebagai Ketua Umum periode 2026–2027. Dukungan tersebut disampaikan dalam forum Musyawarah Nasional (Munas) III PJS yang digelar di Jakarta, Selasa (21/7/2026).
Ketua DPD PJS DKI Jakarta Tri Joko hadir bersama Wakil Ketua Parthomy Oktora, Sekretaris DPD Muhammad Ied serta tiga anggota PJS DKI Jakarta, yakni Faqih Sholih, Nur Fauzi K, dan Tukiman Tri Santoso.
Munas III PJS menjadi forum tertinggi organisasi yang dihadiri ratusan delegasi dari berbagai provinsi di Indonesia. Mengusung tema "Transformasi Jurnalis Siber di Era Digital: Memperkuat Kompetensi dan Perlindungan Hukum demi Masa Depan Pers Indonesia", kegiatan tersebut menjadi momentum konsolidasi nasional sekaligus memperkuat langkah PJS menuju pengakuan sebagai organisasi konstituen Dewan Pers.
Dalam penyampaian Pandangan Umum DPD PJS DKI Jakarta di hadapan peserta Munas, Tri Joko mengapresiasi terselenggaranya Munas III PJS sebagai momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus meningkatkan profesionalisme jurnalis siber di Indonesia.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada DPP PJS periode 2025–2026 atas berbagai capaian organisasi dalam memperkuat kelembagaan, meningkatkan kompetensi anggota dan memperluas jejaring nasional.
"DPD PJS DKI Jakarta merekomendasikan Saudara Mahmud Marhaba untuk melanjutkan kepemimpinan sebagai Ketua Umum PJS periode 2026–2027 agar dapat menuntaskan berbagai program strategis yang telah dirintis serta membawa PJS semakin maju, profesional, dan berwibawa," tegas Tri Joko.
Selain memberikan dukungan terhadap kepemimpinan Mahmud Marhaba, DPD PJS DKI Jakarta juga menyampaikan sejumlah rekomendasi strategis kepada Munas. Di antaranya meminta DPP PJS menyampaikan sikap resmi terhadap pernyataan yang dinilai merendahkan martabat profesi wartawan sebagai bentuk pembelaan terhadap kehormatan profesi pers. DPD PJS DKI Jakarta juga berpandangan bahwa masa jabatan Ketua Umum selama dua periode merupakan ketentuan yang tepat untuk menjaga kesinambungan program sekaligus membuka ruang regenerasi kepemimpinan organisasi.
Sementara itu, Ketua Umum PJS Mahmud Marhaba menegaskan bahwa Musyawarah Nasional bukan sekadar forum pergantian kepemimpinan, tetapi menjadi ruang strategis untuk mengevaluasi perjalanan organisasi, menyusun program kerja, serta merumuskan arah kebijakan PJS ke depan.
Menurut Mahmud, salah satu prioritas utama organisasi saat ini adalah memenuhi seluruh persyaratan agar PJS dapat memperoleh pengakuan sebagai organisasi konstituen Dewan Pers.
"PJS memiliki visi mewujudkan jurnalis yang berintegritas, kompeten, dan profesional. Visi itu menjadi tanggung jawab kita bersama. Nilai-nilai tersebut harus terus kita bangun agar PJS semakin kuat dan memperoleh pengakuan sebagaimana yang kita cita-citakan," ujar Mahmud Marhaba.
Munas III PJS secara resmi dibuka oleh Ketua Dewan Penasehat PJS Farid Aljawi. Dalam sambutannya, Farid menekankan pentingnya peningkatan kompetensi wartawan di tengah pesatnya perkembangan media digital. Menurutnya, jurnalis masa kini harus memiliki spesialisasi bidang liputan agar mampu menghasilkan karya jurnalistik yang lebih mendalam, akurat, dan memberi manfaat bagi masyarakat.
"Wartawan harus memiliki identitas profesi yang jelas. Apakah fokus pada olahraga, politik, budaya, ekonomi, atau bidang lainnya. Selama ini banyak wartawan seolah menguasai semua bidang. Padahal tanpa spesialisasi, kualitas pemberitaan sulit berkembang secara maksimal," tegas Farid Aljawi.
Farid juga mengapresiasi tingginya antusiasme peserta yang datang dari berbagai daerah di Indonesia. Menurutnya, kehadiran para delegasi menunjukkan kuatnya rasa memiliki terhadap organisasi serta komitmen bersama untuk membawa PJS menjadi organisasi profesi yang semakin kredibel, profesional, dan diakui secara nasional.
Melalui Munas III PJS, seluruh peserta diharapkan mampu menghasilkan keputusan-keputusan strategis yang semakin memperkuat soliditas organisasi, meningkatkan kompetensi jurnalis siber, memperjuangkan perlindungan profesi, serta mempercepat terwujudnya PJS sebagai organisasi konstituen Dewan Pers. (TJN)
Editor :Tri Joko
Source : DPD PJS DKI Jakarta