Tekankan Pentingnya Semangat Sumpah Pemuda dan Persatuan di Era Digital
Dr. Sucipto Ajak Pemuda Indonesia Perkuat Nasionalisme dan Berinovasi di Era Digital
Dr. Sucipto, S.H., M.H., M.Kn. Staf Ahli Menteri Hukum Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Penguatan Reformasi Birokrasi Kementerian Hukum RI. Poster: Redaksi
SIGAPNEWS | JAKARTA - Staf Ahli Menteri Hukum Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Penguatan Reformasi Birokrasi Kementerian Hukum Republik Indonesia, Dr. Sucipto, S.H., M.H., M.Kn., mengajak generasi muda Indonesia menjadikan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 sebagai momentum untuk memperkuat nasionalisme, meningkatkan kompetensi serta berkontribusi nyata bagi kemajuan bangsa di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.
Dalam momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada 28 Oktober 2026 tersebut, Dr. Sucipto menekankan pentingnya menanamkan nilai patriotisme, kegigihan dan empati sebagai karakter utama generasi muda dalam menghadapi tantangan zaman.
Menurutnya, semangat Sumpah Pemuda tidak cukup hanya diperingati melalui kegiatan seremonial, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata melalui karya, inovasi dan partisipasi aktif dalam pembangunan nasional.
“Pemuda Indonesia harus memiliki semangat patriotisme yang kuat, kegigihan dalam menghadapi tantangan serta empati terhadap sesama. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting untuk membangun generasi yang tidak hanya unggul dalam kompetensi tetapi juga memiliki kepedulian terhadap masyarakat dan masa depan bangsa,” ujar Dr. Sucipto.
Ia juga menilai perkembangan teknologi digital membuka peluang besar bagi generasi muda untuk meningkatkan kualitas diri, memperluas wawasan serta menciptakan berbagai inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Di sisi lain, kemajuan teknologi harus diimbangi dengan tanggung jawab, etika dan kemampuan berpikir kritis agar ruang digital dapat dimanfaatkan secara produktif serta terhindar dari penyebaran informasi yang tidak benar.
“Era digital harus menjadi kesempatan bagi pemuda untuk menunjukkan kreativitas, inovasi dan kemampuan bersaing. Gunakan teknologi untuk belajar, berkarya, membangun jejaring positif serta menghadirkan solusi bagi persoalan masyarakat. Jadilah generasi yang cerdas dalam teknologi dan bijak dalam menggunakannya,” tegasnya.
Lebih lanjut, Dr. Sucipto mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah keberagaman serta derasnya arus informasi di ruang digital. Menurutnya, generasi muda memiliki peran strategis dalam menciptakan lingkungan sosial yang inklusif, memperkuat toleransi dan membangun budaya komunikasi yang sehat.
Ia mendorong pemuda agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi serta mampu menjadikan media digital sebagai sarana menyebarkan pesan persatuan, edukasi dan nilai-nilai kebangsaan.
“Pemuda yang hebat bukan hanya mereka yang mampu mengikuti perkembangan zaman, melainkan juga mereka yang mampu memberikan manfaat bagi lingkungan dan bangsanya. Mari kita wujudkan semangat Sumpah Pemuda melalui tindakan nyata, dengan bekerja keras, saling menghargai dan berkolaborasi demi Indonesia yang lebih maju, berdaulat dan berkeadilan,” ungkap Dr. Sucipto.
Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 tahun 2026 mengusung tema ‘Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia’. Tema tersebut menjadi pengingat bahwa pembangunan bangsa membutuhkan generasi muda yang berintegritas, adaptif terhadap perubahan serta memiliki kepedulian sosial.
Melalui momentum ini, Dr. Sucipto berharap generasi muda Indonesia mampu mengambil peran lebih besar dalam mendorong inovasi, memperkuat persatuan dan mendukung pembangunan nasional dengan tetap berpegang pada nilai-nilai Pancasila dan semangat Sumpah Pemuda.
Bersama pemuda, Indonesia diharapkan terus bergerak menuju masa depan yang lebih maju, berdaulat dan berkeadilan. (TJ)
Editor :Tri Joko
Source : Redaksi







