PRSI Dorong Transformasi Pendidikan Berbasis AI dalam Peluncuran Masyarakat Teknologi Cerdas Indones
PRSI Tandatangani Kerja Sama IS-SMART: Perkuat Pembelajaran Robotika dan AI Nasional
Tampak Wasekjen PRSI, Muhammad Ied menghadiri acara peluncuran Masyarakat Teknologi Cerdas Indonesia yang diselenggarakan oleh IS-SMART) di Aula Heritage, Gedung Kemenko PMK, Jakarta, Rabu (03/12/2025). Foto: Sekretariat PRSI
SIGAPNEWS | Jakarta - Persatuan Robotika Seluruh Indonesia (PRSI) menghadiri acara peluncuran Masyarakat Teknologi Cerdas Indonesia yang diselenggarakan oleh Indonesia Society on Smart Technologies (IS-SMART) di Aula Heritage, Gedung Kemenko PMK, Jakarta, Rabu (03/12/2025).
PRSI diwakili oleh Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Muhammad Ied serta Wakil Ketua Umum Bidang Riset, Pengembangan, dan Industri, Dito Cahya Eka. Kegiatan ini mengusung tema “Pendidikan Indonesia Menyongsong Era Kecerdasan Artifisial”, yang menjadi momentum strategis untuk memperkuat arah transformasi pendidikan nasional agar mampu menyesuaikan diri dengan pesatnya perkembangan teknologi AI.
Acara tersebut juga dihadiri oleh Menteri Koordinator PMK Pratikno dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor yakni pemerintah, industri, serta komunitas teknolog untuk menyiapkan generasi Indonesia yang kompetitif di kancah global.
Dalam kegiatan itu, PRSI turut menandatangani perjanjian kerja sama dengan IS-SMART sebagai komitmen bersama mendorong integrasi teknologi cerdas ke dalam ekosistem pendidikan. Ruang lingkup kerja sama tersebut mencakup penguatan pembelajaran robotika nasional, pengembangan program literasi teknologi cerdas, dan sertifikasi profesi guna meningkatkan standar kompetensi SDM di bidang robotika dan kecerdasan artifisial.
Dalam kesempatan ini, Wasekjen PRSI, Muhammad Ied, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah penting untuk membuka akses lebih luas bagi generasi muda dalam mengembangkan kemampuan teknologi mutakhir.

“Kerja sama ini adalah ikhtiar nyata PRSI untuk memastikan bahwa pendidikan Indonesia tidak hanya mengikuti perkembangan teknologi, tetapi juga mampu menjadi bagian dari inovasinya,” ujar Muhammad Ied.
“Kami ingin generasi muda Indonesia tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga pencipta teknologi robotika dan kecerdasan artifisial,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menilai bahwa hadirnya sinergi antara pemerintah, komunitas teknologi, dan organisasi seperti PRSI merupakan modal kuat bagi Indonesia untuk semakin siap menghadapi era transformasi digital yang kian dinamis.
“Dengan adanya dukungan ekosistem yang solid, Indonesia dapat memantapkan posisinya sebagai negara dengan talenta teknologi yang unggul dan berdaya saing,” jelas Muhammad Ied.
Peluncuran Masyarakat Teknologi Cerdas Indonesia dan kolaborasi strategis ini diharapkan menjadi titik awal percepatan pembangunan kapasitas SDM Indonesia di bidang teknologi, khususnya dalam menghadapi era kecerdasan artifisial yang terus berkembang. (BM/TJ)
Editor :Tri Joko
Source : Humas PRSI