Tanamkan Budaya Tanggap Bencana Sejak Dini
MPLS SMPN 47 Jakarta Hadirkan Gulkarmat Cempaka Putih Beri Edukasi Bahaya Kebakaran
Sinergi antara SMPN 47 JAKARTA dan GULKARMAT Kecamatan Cempaka Putih untuk memberikan edukasi mengenai pencegahan dan penanggulangan bahaya kebakaran kepada peserta didik baru, Rabu (15/7/2026).
SIGAPNEWS | Jakarta – Komitmen membentuk peserta didik yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki kesadaran terhadap keselamatan, ditunjukkan SMPN 47 Jakarta melalui kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Dalam rangkaian MPLS Tahun Ajaran 2026/2027, sekolah menghadirkan Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Kecamatan Cempaka Putih untuk memberikan edukasi mengenai pencegahan dan penanggulangan bahaya kebakaran kepada peserta didik baru, Rabu (15/7/2026).

Kegiatan edukasi dipandu oleh Nur Haryadi, Kasatgas Gulkarmat Kelurahan Rawasari, dan Ade Setiawan, Kasatgas Gulkarmat Kelurahan Cempaka Putih Barat. Keduanya memberikan pembekalan kepada para siswa mengenai pentingnya budaya sadar keselamatan serta kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi kebakaran.
Dalam penyampaiannya, petugas menjelaskan berbagai penyebab kebakaran, mulai dari korsleting listrik, kebocoran gas, hingga kelalaian dalam penggunaan peralatan elektronik maupun sumber api. Para siswa juga diberikan pemahaman mengenai langkah-langkah pencegahan, prosedur evakuasi saat keadaan darurat, serta pentingnya tetap tenang ketika menghadapi kebakaran.
Tak hanya menerima teori, para peserta didik juga mengikuti simulasi penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Dengan penuh antusias, para siswa menyaksikan demonstrasi yang diperagakan oleh petugas Gulkarmat, bahkan beberapa di antaranya berkesempatan mencoba langsung teknik memadamkan api menggunakan APAR di bawah bimbingan Nur Haryadi dan Ade Setiawan.

"Kebakaran dapat terjadi kapan saja dan di mana saja. Karena itu, pengetahuan tentang pencegahan, cara menyelamatkan diri, serta penggunaan APAR sangat penting dimiliki sejak dini. Kami berharap para siswa menjadi agen keselamatan yang dapat menerapkan ilmu ini di sekolah maupun di lingkungan keluarga," ujar Nur Haryadi.
Sementara itu, Ade Setiawan mengingatkan pentingnya membangun kepedulian terhadap lingkungan sekitar sebagai langkah awal mencegah terjadinya kebakaran.
"Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Mulailah dari hal-hal sederhana, seperti memastikan instalasi listrik aman, tidak bermain api, serta segera melapor kepada orang dewasa atau petugas apabila menemukan potensi bahaya kebakaran," pesannya.

Kepala SMPN 47 Jakarta, Syafei, S.Pd., mengapresiasi kolaborasi dengan Gulkarmat Kecamatan Cempaka Putih yang telah memberikan pengalaman belajar di luar kelas kepada peserta didik baru.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Gulkarmat Kecamatan Cempaka Putih, khususnya kepada Bapak Nurhayadi dan Bapak Ade Setiawan beserta jajaran, atas edukasi dan simulasi yang sangat bermanfaat bagi peserta didik kami. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya memperoleh wawasan mengenai bahaya kebakaran, tetapi juga memiliki keterampilan dasar untuk menghadapi situasi darurat. Kami berharap budaya sadar keselamatan dapat terus tumbuh di lingkungan sekolah dan menjadi bagian dari karakter peserta didik," ujar Syafei.
Kegiatan edukasi kebakaran ini menjadi salah satu agenda yang paling menarik dalam rangkaian MPLS SMPN 47 Jakarta. Antusiasme para siswa terlihat sepanjang kegiatan, terutama saat mengikuti simulasi penggunaan APAR dan sesi tanya jawab bersama petugas.
Melalui sinergi antara dunia pendidikan dan Gulkarmat Kecamatan Cempaka Putih, SMPN 47 Jakarta berharap para peserta didik memiliki kesadaran yang lebih tinggi terhadap pentingnya keselamatan, mampu mencegah terjadinya kebakaran, serta sigap mengambil langkah yang tepat ketika menghadapi kondisi darurat. Pembekalan sejak dini ini menjadi bagian dari upaya mencetak generasi yang cerdas, tangguh, dan peduli terhadap keselamatan diri maupun lingkungan. (NF)
Editor :Tim Sigapnews
Source : GULKARMAT KECAMATAN CEMPAKA PUTIH