Pelantikan Mencakup 16 Jenis Jabatan Fungsional pada 13 Perangkat Daerah
Gubernur Pramono Lantik 368 Pejabat Fungsional, Tekankan Penguatan Kompetensi dan Pelayanan Publik
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, melantik dan mengambil sumpah/janji 368 pejabat fungsional di lingkungan Pemprov DKI Jakarta di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (14/10/2026). Foto:
SIGAPNEWS | JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, melantik dan mengambil sumpah/janji 368 Pejabat Fungsional di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (14/10/2026).
Pelantikan yang mencakup 16 jenis jabatan fungsional pada 13 perangkat daerah tersebut menjadi bagian dari penguatan kapasitas aparatur untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, termasuk di bidang pendidikan.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada para guru, terutama guru fungsional yang baru dilantik hari ini. Karena Jakarta yang selama ini tidak pernah menjadi kota pelajar nomor satu, sekarang Jakarta menjadi kota pelajar nomor satu di seluruh Indonesia,” ujarnya.
Menurutnya, pendidikan menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, termasuk membuka peluang bagi keluarga kurang mampu untuk memperbaiki kondisi sosial dan ekonomi. Karena itu, para guru diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas pembelajaran, tetapi juga memastikan lingkungan sekolah aman dan terbebas dari kekerasan, perundungan, serta pelecehan seksual.
Pemprov DKI Jakarta terus mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui pembenahan fasilitas sekolah dan perluasan akses bantuan pendidikan. Program tersebut meliputi Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus, Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), Sekolah Rakyat, serta penyiapan Beasiswa LPDP Jakarta.
Dari 19 gedung sekolah yang ditargetkan untuk direhabilitasi, sebanyak 18 gedung telah selesai dibangun, sedangkan satu lainnya masih dalam pengerjaan. Pembenahan tersebut dilakukan untuk menghadirkan sarana pendidikan yang lebih layak dan mendukung proses pembelajaran.
Selain menyoroti pendidikan, Gubernur Pramono mengingatkan seluruh pejabat fungsional yang baru dilantik agar menjalankan tugas secara profesional, berintegritas, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Ia meminta setiap jabatan dimaknai sebagai tanggung jawab untuk memberikan manfaat bagi masyarakat dan organisasi.
“Jabatan itu amanah dan sekaligus ujian. Kesempatan ini gunakanlah sebaik-baiknya. Saya berharap jabatan yang disandang bisa memberikan manfaat bagi orang banyak dan organisasi,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Pramono juga mengapresiasi capaian Pusat Penilaian Kompetensi Pegawai Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta yang memperoleh nilai akreditasi 95,06 dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI. Nilai tersebut merupakan yang tertinggi di antara instansi peserta penilaian Batch II.
Menurutnya, capaian tersebut mencerminkan pentingnya kerja sama dan penguatan manajemen aparatur dalam meningkatkan kualitas birokrasi. Ia berharap hasil penilaian tersebut menjadi dorongan bagi seluruh ASN untuk terus meningkatkan kompetensi, integritas, dan akuntabilitas dalam menjalankan tugas.
“Ini tidak mungkin kita dapatkan tanpa kerja keras, kebersamaan, manajemen yang lebih teratur, dan kontribusi seluruh ASN,” tuturnya.
Gubernur Pramono menambahkan, peningkatan kualitas aparatur juga diperlukan untuk mendukung keberlanjutan pembangunan sumber daya manusia Jakarta. Ia menyebut Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jakarta telah mencapai 85,05 dan berada pada posisi tertinggi secara nasional.
Melalui penguatan kompetensi aparatur dan profesionalisme tenaga pendidik, Pemprov DKI Jakarta berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mendukung pembangunan sumber daya manusia yang inklusif dan berkelanjutan. (TJN)
Editor :Tri Joko
Source : Dinas Kominfotik DKI Jakarta