Pengukuhan DPW LDII Jakarta Digelar di Balai Kota Difasilitasi Gubenur DKI
Gubernur DKI Hadiri Pengukuhan Pengurus DPW LDII Jakarta, Dorong Sinergi Bangun Ibu Kota
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (tengah, batik) hadiri pengukuhan pengurus DPW LDII DKI Jakarta masa bakti 2025–2030. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (23/1/2026), Foto: KIM DPW LDII Jakarta
SIGAPNEWS | JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menghadiri sekaligus menyaksikan pengukuhan pengurus Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPW LDII) Provinsi DKI Jakarta masa bakti 2025–2030. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (23/1/2026), dengan dihadiri sekitar 105 tamu undangan dari berbagai unsur.
Pengukuhan pengurus LDII Jakarta ini menjadi istimewa karena dilaksanakan di pusat pemerintahan Provinsi DKI Jakarta atas tawaran langsung Gubernur Pramono Anung. Ia mengungkapkan, undangan tersebut dilatarbelakangi oleh ikatan emosional dan sejarah panjangnya dengan LDII sejak masa kecil di Kediri, Jawa Timur.
Dalam sambutannya, Pramono mengenang kedekatannya dengan warga LDII yang telah terjalin sejak ia tumbuh besar di sekitar Pondok LDII Burengan, Kediri. Menurutnya, pengalaman tersebut membentuk pandangan positif dan rasa kepercayaan terhadap peran LDII di tengah masyarakat.
.jpg)
“Dulu LDII mungkin sering mendapatkan stigma yang kurang dari masyarakat, tetapi bagi saya pribadi LDII bukanlah sesuatu yang asing. Saya lahir di Banjaran, Kediri, yang jaraknya hanya sekitar 200 meter dari Burengan. Anak saya yang menjabat Bupati Kediri dan adik saya di DPRD Kediri juga tidak mungkin sampai di posisi itu tanpa dukungan warga LDII. Karena itulah, ketika mendengar LDII akan mengadakan pengukuhan, saya sendiri yang menawarkan agar acara ini dilaksanakan di Balai Kota,” ujar Pramono Anung, disambut tepuk tangan para hadirin.
Pramono juga mengajak jajaran pengurus DPW LDII Jakarta yang baru dikukuhkan untuk bersinergi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mewujudkan Jakarta sebagai kota yang nyaman, inklusif dan bermanfaat bagi seluruh warganya. Ia bahkan berharap silaturahmi tersebut dapat berlanjut pada momentum Ramadan mendatang.
“Saya berpesan agar nanti di bulan Ramadan, LDII sesekali mengundang saya kembali untuk bersilaturahmi,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso dalam arahannya meminta pengurus DPW LDII Jakarta untuk segera mengimplementasikan 8 Klaster Kontribusi LDII untuk Bangsa. Kedelapan klaster tersebut meliputi kebangsaan, dakwah, pendidikan, ekonomi syariah, kesehatan herbal, ketahanan pangan dan lingkungan, teknologi digital serta energi baru terbarukan.
.jpg)
Secara khusus, Chriswanto menyoroti persoalan lingkungan di Jakarta. Ia mendorong warga LDII di DKI Jakarta untuk melakukan aksi nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat, terutama menjelang bulan suci Ramadan.
“Kami mendorong LDII Jakarta untuk terus bersinergi dengan Pemprov DKI. Dalam waktu dekat, menyambut Ramadan, kami akan menggerakkan aksi membersihkan Kali Ciliwung dari hulu hingga hilir. Kami berharap kontribusi ini dapat meningkatkan keamanan dan kenyamanan warga Jakarta secara bersama-sama,” ujarnya.
Pengukuhan ini menandai dimulainya masa bakti kepengurusan DPW LDII Jakarta untuk lima tahun ke depan. Fokus program kepengurusan antara lain penguatan ekonomi umat, pendidikan karakter, serta pelestarian lingkungan di wilayah ibu kota.
Sejumlah tokoh nasional dan daerah turut hadir memberikan dukungan, di antaranya Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris dan Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PAN Bambang Kusumanto. Hadir pula Kepala Badan Kesbangpol DKI Jakarta M. Matsani beserta jajaran pejabat terkait.
Selain itu, pengukuhan ini juga dihadiri perwakilan organisasi kemasyarakatan dan keagamaan, antara lain Ketua dan Sekretaris FLO DKI Jakarta H. Juaini Yusuf dan Endah S. Parjoko, Pengurus Majelis Dakwah Islamiyah KH Ashraf Ali, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) KH Yusuf Aman, Ketua Senkom DKI Jakarta Ngadiyo, Sekjen PB IPSI Teddy Suratmaji serta Ketua Yayasan Pendidikan Laboratorium Pancasila Hamry Gusman. (ANR/TJN)
Editor :Tri Joko
Source : KIM DPW LDII Jakarta