Tingkatkan Kualitas Pendekar, Pengprov Persinas ASAD Sulteng Sukses Gelar UKT dan TOT Regional Pasi
Ketua Persinas Asad Sulawesi Tengah saat memberi sambutan
PALU – Pengurus Provinsi (Pengprov) Persinas ASAD Sulawesi Tengah sukses menyelenggarakan kegiatan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) dan Training of Trainer (TOT) untuk Regional Palu, Sigi, dan Donggala (Pasigala). ?Pada rabu (23/6/2026) sampai dengan sabtu ( 27/6/2026). Acara yang dipusatkan di lingkungan pendidikan Yayasan Citra Buana Mandiri, kelurahan Tatura selatan, Kota Palu tersebut diikuti oleh puluhan peserta yang terdiri dari para atlet, penguji, serta jajaran pelatih dari tiga kabupaten/kota tersebut.
Ketua Pengprov Persinas ASAD Sulawesi Tengah AKBP (Purn) Dwi Hari Harsono menegaskan bahwa esensi dari kegiatan ini bukan sekadar rutinitas organisasi, melainkan langkah strategis untuk menjaga memurnikan dan meningkatkan kualitas keilmuan silat di tingkat daerah.
"UKT dan TOT ini adalah fondasi kita untuk memastikan bahwa apa yang diajarkan di tingkat ranting dan cabang tetap sesuai dengan standardisasi nasional. Kita tidak hanya ingin mencetak pesilat yang tangguh secara fisik, tetapi juga memiliki karakter luhur (akhlakul karimah) yang menjadi ciri khas Persinas ASAD," ujarnya saat membuka kegiatan.
Kegiatan kali ini dibagi menjadi dua fokus utama yang berjalan secara berkesinambungan:
Ujian Kenaikan Tingkat (UKT): Menguji ketahanan fisik, mental, serta pemahaman materi jurus para pesilat untuk berhak menyandang tingkatan sabuk yang lebih tinggi.
Training of Trainer (TOT): Pembekalan khusus bagi para pelatih mengenai metodologi kepelatihan modern, psikologi atlet, serta penyelarasan jurus-jurus baku ASAD agar siap melahirkan bibit-bibit juara baru di wilayah Pasigala.
Ketua Panitia Fuad hamsa mengatakan melalui kegiatan TOT dan UKT tersebut dia berharap para pelatih yang dihasilkan dari kegiatan tersebut bisa langsung tancap gas menerapkan ilmu barunya di tempat latihan (padepokan) masing-masing.
" Tentunya harapan kami dengan terselenggaranya kegiatan TOT dan UKT ini bisa menjadi penyemangat bagi para pelatih baru untuk bisa menerapkan ilmu yang sudah di dapatkan di padepokan masing-masing dan kedepannya bisa menghasilkan para atlet-atlet yang berprestasi " Ujarnya.
Para peserta terlihat sangat antusias mengikuti setiap sesi, mulai dari pendalaman materi jurus masal, aplikasi teknik beladiri praktis, hingga ujian fisik yang menguras keringat namun penuh kebersamaan.
Dengan ditutupnya kegiatan tersebut, pengurus provinsi Persinas Asad Sulawesi Tengah berharap gaung pencak silat sebagai warisan budaya bangsa semakin dicintai oleh generasi muda di Sulawesi Tengah, khususnya lewat panji Persinas ASAD. ( Kontributor/Madan)
Editor :Tim Sigapnews