Produk UMKM Persit Tembus Mancanegara, Ketum Persit Kagumi Benang Kain Embroidery
Ketum Persit Tinjau Booth UMKM Benang Kain Embroidery pada Hari Ketiga Persit Bisa 2
Ketum Persit Kartika Chandra Kirana, Ibu Uli Simanjuntak, kunjungi Booth Benang Kain Embroidery pada hari ketiga pameran Persit Bisa 2 di Balai Kartini, Jakarta, Sabtu (9/5/2026). Foto: Redaksi
SIGAPNEWS | JAKARTA - Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana, Ibu Uli Simanjuntak, mengunjungi Booth Benang Kain Embroidery pada hari ketiga pameran Persit Bisa 2 yang digelar di Balai Kartini, Jakarta, Sabtu (9/5/2026). Kunjungan Ketum Persit ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan UMKM anggota Persit yang terus berkembang hingga menembus pasar internasional.
Dalam kunjungan tersebut, Ketum Persit didampingi mantan Ketua Umum Persit, Ibu Rahma Dudung Abdurachman. Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXI Pussiberad PG Mabesad, Ny. Theresa Ari Susetio serta Pembina Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXI Pussiberad PG Mabesad, Brigjen TNI Dr. Fransiscus Ari Susetio, S.E., M.Han
Booth nomor 63 yang dimotori pelaku UMKM Ny. Ayu Melfiza Triyadi itu menampilkan beragam produk Benang Kain Embroidery yang khas sehingga menarik perhatian pengunjung. Produk-produk tersebut diketahui telah banyak dibawa sebagai cinderamata kunjungan ke sejumlah negara di kawasan Timur Tengah.
Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana, Ibu Uli Simanjuntak, mengaku bangga atas capaian produk UMKM anggota Persit yang mampu dikenal hingga mancanegara.
“Produk seperti ini membuktikan bahwa kreativitas anggota Persit memiliki kualitas yang sangat baik dan mampu bersaing hingga ke tingkat internasional. Saya bangga karya anggota Persit sudah dibawa ke berbagai negara sebagai cinderamata,” ujar Ibu Uli Simanjuntak.
Ia juga berharap kegiatan Persit Bisa 2 dapat terus menjadi ruang promosi dan penguatan ekonomi kreatif bagi anggota Persit di seluruh Indonesia.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong anggota Persit agar semakin percaya diri mengembangkan usahanya. UMKM Persit harus terus tumbuh, mandiri, dan memberi manfaat bagi keluarga maupun masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, mantan Ketua Umum Persit, Ibu Rahma Dudung Abdurachman, yang turut hadir dalam kunjungan tersebut tampak antusias melihat berbagai produk yang dipamerkan. Ia bahkan membeli beberapa produk berupa daster, baju piyama untuk cucunya, serta outer bordir.
Ibu Rahma Dudung Abdurachman juga mengaku terkesan dengan kualitas produk Benang Kain Embroidery yang dinilai memiliki hasil bordir yang bagus dan indah serta layak bersaing di pasar yang lebih luas.
Di tempat yang sama, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXI Pussiberad PG Mabesad, Ny. Theresa Ari Susetio, turut mengapresiasi antusiasme pengunjung terhadap Booth Benang Kain Embroidery. Menurutnya, booth tersebut menjadi salah satu yang ramai dikunjungi selama pameran berlangsung.
“Saya melihat penjualan di booth ini sangat baik, trafik pengunjung juga ramai. Ini menunjukkan produk Benang Kain Embroidery benar-benar diminati dan memiliki daya tarik tersendiri,” ungkap Ny. Theresa Ari Susetio.
Di sisi lain, Pembina Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXI Pussiberad PG Mabesad, Brigjen TNI Dr. Fransiscus Ari Susetio, S.E., M.Han, turut memberikan dukungan dan apresiasi kepada pelaku UMKM yang terus berinovasi melalui karya-karya kreatifnya. Bahkan, dalam kesempatan tersebut ia juga membeli beberapa produk Kain Benang Embroidery yang dipamerkan.
Tidak hanya menghadirkan produk UMKM unggulan, suasana pameran Persit Bisa 2 pada hari kedua juga semakin semarak dengan penampilan tarian rampak gendang kreasi dari ibu-ibu Persit Kopassus. Penampilan tersebut sukses menarik perhatian pengunjung yang memadati area pameran dan menambah kemeriahan acara.
Diketahui, kegiatan Persit Bisa 2 berlangsung selama tiga hari, mulai 7 hingga 9 Mei 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-80 Persit Kartika Chandra Kirana sekaligus menjadi wadah penguatan kreativitas dan pemberdayaan ekonomi anggota Persit melalui pengembangan UMKM. (SS)
Editor :Tri Joko
Source : Redaksi