Ketum Senkom: Jambore Potensi SAR 2026 Perkuat Sinergi Kemanusiaan Bersama Basarnas
Basarnas Konsolidasikan Potensi SAR Nasional lewat Jambore Potensi SAR 2026
Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii buka Jambore Potensi SAR 2026 pada Sabtu (14/2/2026) di Green Belt, Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Tangerang, Banten. Foto: Ditbinpotsar Basarnas
SIGAPNEWS | TANGERANG - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) menyelenggarakan Jambore Potensi SAR Tahun 2026 pada 13–15 Februari 2026 di Green Belt, Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Tangerang, Banten.
Kegiatan ini menjadi momentum besar konsolidasi nasional untuk memperkuat barisan kemanusiaan, kesiapsiagaan, dan sinergi lintas organisasi dalam menghadapi berbagai kondisi darurat di tanah air.
Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii dalam sambutan pembukaan Jambore Potensi SAR menyampaikan bahwa jambore ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan forum penguatan kapasitas dan karakter unsur SAR nasional.
“Jambore Potensi SAR ini bukan sekadar ajang untuk berkumpul, tetapi tempat kita menguji diri, memperkuat mental dan membangun kepercayaan antar unsur SAR,” tegas Mohammad Syafii.
Dalam konteks operasi penyelamatan, Basarnas menekankan bahwa kecepatan dan kekompakan merupakan kunci keberhasilan.
“Dalam setiap operasi SAR, waktu adalah pertaruhan keselamatan nyawa. Ketepatan, kecepatan dan kekompakan menjadi penentu keberhasilan menyelamatkan jiwa korban,” ujar Mohammad Syafii.
Ia menambahkan bahwa tugas SAR merupakan panggilan kemanusiaan yang menuntut profesionalisme, kesiapan dan integritas tinggi.
“SAR bukan tugas biasa. SAR adalah tugas mulia yang menuntut kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas dan kerja tuntas,” ungkapnya.
Jambore Potensi SAR 2026 mengusung tema “Profesional, Modern, Teruji, Soliditas dalam Tugas Kemanusiaan”. Tema ini sejalan dengan komitmen Basarnas dalam membangun ekosistem penyelamatan nasional yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, dinamika ancaman bencana serta tantangan keselamatan transportasi.
Kegiatan jambore dirancang tidak hanya untuk memperkuat keterampilan teknis, tetapi juga membangun karakter, komunikasi dan kekompakan antarpeserta. Sejumlah agenda utama meliputi Workshop SAR, Mini Challenge, Pameran SAR, Character Building, hingga Fun Run 5 kilometer.
Basarnas juga menekankan bahwa Potensi SAR merupakan garda terdepan dalam membantu operasi penyelamatan di bawah komando Basarnas, sehingga pembinaan berkelanjutan harus terus diperkuat melalui pelatihan, latihan dan konsolidasi nasional seperti jambore ini.
Dalam kegiatan tersebut, hadir dan terlibat berbagai organisasi Potensi SAR dari lintas unsur, diantaranya adalah: Senkom Mitra Polri (Senkom SAR), Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), Dompet Dhuafa (DMC Dompet Dhuafa), Balawista Nasional, Banser Rescue, Pramuka Peduli, Human Initiative dan puluhan Potensi SAR lainnya.

Dihubungi terpisah, Ketua Umum (Ketum) Senkom Mitra Polri, Dr. KP. H. Katno Hadi, SE, MM, MH, menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan jambore yang dinilai strategis dalam memperkuat soliditas dan jejaring kemanusiaan.
“Senkom Mitra Polri siap mendukung penuh Jambore Potensi SAR 2026 sebagai ajang memperkuat sinergi kemanusiaan bersama Basarnas dan seluruh unsur Potensi SAR nasional,” ujar Ketum Senkom.
Menurutnya, jambore ini juga penting sebagai ruang peningkatan kapasitas relawan agar semakin siap mendukung misi penyelamatan.
“Kami memandang jambore ini sangat strategis untuk meningkatkan kompetensi, disiplin dan kekompakan relawan SAR, sehingga semakin siap membantu masyarakat dalam situasi darurat,” pungkas Ketum Senkom.
Diketahui, Jambore Potensi SAR 2026 merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Bhakti Basarnas ke-54. Basarnas menegaskan bahwa keterlibatan Potensi SAR bukan hanya amanat undang-undang, tetapi juga kebutuhan operasional untuk memastikan respons cepat, aman, terpadu dan terkoordinasi di berbagai situasi kedaruratan.
Melalui Jambore Potensi SAR 2026, Basarnas berharap terbangun jaringan komunikasi yang semakin solid, transfer pengetahuan yang berkelanjutan, serta kesiapsiagaan nasional yang semakin kuat dalam menjawab tantangan operasi SAR di masa depan. (TJ)
Editor :Tri Joko
Source : Basarnas & Senkom Mitra Polri