Gaungkan Budaya Nusantara ke Dunia, Terminal 3 Soekarno-Hatta Jadi Panggung Pencak Silat
Kolaborasi IPSI Banten dan Angkasa Pura Meriahkan HUT RI ke-81 dengan Atraksi Pencak Silat
IPSI PSI Banten berkolaborasi dengan PT Angkasa Pura tampilkan atraksi seni bela diri pencak silat di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Senin (17/8/2026). Poster: Redaksi
DIGAPNEWS | TANGERANG - Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Provinsi Banten berkolaborasi dengan PT Angkasa Pura dalam menghadirkan pertunjukan seni bela diri pencak silat di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Senin (17/8/2026).
Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut menjadi upaya nyata memperkenalkan sekaligus melestarikan warisan budaya bangsa di ruang publik yang setiap hari dikunjungi ribuan penumpang domestik maupun mancanegara.
Penampilan para pesilat di salah satu titik strategis area keberangkatan Terminal 3 berhasil menarik perhatian para pengunjung dan calon penumpang pesawat. Atraksi gerakan pencak silat yang dipadukan dengan busana tradisional menghadirkan nuansa budaya Nusantara di tengah aktivitas bandara internasional yang menjadi salah satu pintu gerbang utama Indonesia.
Pengurus IPSI Provinsi Banten, M. Yusuf Khoerudin, S.H, S.M, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan implementasi dari semangat dan amanat kepemimpinan PB IPSI untuk terus memperkenalkan pencak silat secara luas kepada masyarakat. Menurutnya, upaya promosi yang dilakukan secara berkelanjutan sangat penting guna mendukung cita-cita menjadikan pencak silat sebagai cabang olahraga yang diakui dan dipertandingkan pada ajang Olimpiade.
“Ini adalah bukti nyata dari amanat Ketua Umum PB IPSI pada masanya, Bapak Prabowo Subianto, agar kita terus mengenalkan seni bela diri pencak silat kepada masyarakat. Harapannya, langkah-langkah seperti ini dapat mempercepat perjuangan bersama agar pencak silat resmi menjadi salah satu cabang olahraga Olimpiade,” ujar Yusuf.
BACA JUGA: Tiga Tokoh IPSI Banten Masuk Kepengurusan PB IPSI, Siapkan Diplomasi Pencak Silat di Bandara Soetta
Yusuf menegaskan, IPSI memiliki target jangka panjang untuk membawa pencak silat tampil di panggung olahraga tertinggi dunia. Karena itu, berbagai upaya promosi harus terus dilakukan secara konsisten melalui ruang-ruang publik yang memiliki jangkauan luas.
“Target besar kita adalah bagaimana pencak silat bisa masuk menjadi salah satu cabang olahraga Olimpiade. Untuk mencapai itu, pengenalan dan popularitas pencak silat di mata dunia harus terus ditingkatkan, dan salah satu caranya adalah dengan memperluas ruang pertunjukan seperti di bandara internasional ini,” tegasnya.
Ia menambahkan, pengenalan pencak silat di ruang publik strategis memiliki nilai penting karena mampu menjangkau masyarakat dari berbagai latar belakang sekaligus memperkuat kebanggaan terhadap budaya nasional.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Bidang Organisasi IPSI Banten, M. Sirot, S.H., S.IP., M.H., menilai kolaborasi dengan PT Angkasa Pura merupakan langkah strategis dalam upaya pelestarian budaya bangsa. Menurutnya, bandara internasional menjadi lokasi yang tepat untuk menampilkan identitas budaya Indonesia kepada dunia.
“Kolaborasi ini adalah langkah nyata IPSI Banten dalam melestarikan dan memperkenalkan seni bela diri pencak silat, tidak hanya kepada masyarakat domestik, tetapi juga kepada dunia internasional yang setiap hari melintas di terminal ini,” katanya.
Sirot menjelaskan bahwa pencak silat bukan sekadar olahraga atau seni bela diri, melainkan bagian dari identitas budaya bangsa yang telah diakui dunia. Oleh karena itu, diperlukan berbagai inovasi dan kolaborasi agar eksistensi pencak silat semakin dikenal oleh masyarakat global.
Kegiatan tersebut juga dinilai sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat identitas nasional melalui pelestarian budaya. Sinergi antara organisasi olahraga, sektor swasta, dan pengelola fasilitas publik menjadi model kolaborasi yang efektif untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada masyarakat internasional.
Melalui kegiatan ini, IPSI Banten berharap semangat pelestarian pencak silat dapat terus tumbuh dan tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata. Organisasi tersebut berkomitmen untuk menghadirkan berbagai program serupa di ruang-ruang publik strategis lainnya guna memperluas pengenalan pencak silat kepada masyarakat.
Dengan semakin luasnya promosi dan dukungan dari berbagai pihak, IPSI Banten optimistis pencak silat akan semakin mendunia serta menjadi kebanggaan bangsa Indonesia yang mampu mengharumkan nama negara di tingkat internasional. (MYK/TJN()
Editor :Tri Joko
Source : IPSI Banten