PB Persinas ASAD dan Pengprov Banten Perkuat Sinergi Tingkatkan Kualitas Pencak Silat
Pengurus Besar (PB) Persinas ASAD bersama Pengurus Provinsi (Pengprov) Persinas ASAD Banten menggelar sharing organisasi di GSG Al Furqon Cimone
JAKARTANEWS | TANGERANG - Pengurus Besar (PB) Persinas ASAD bersama Pengurus Provinsi (Pengprov) Persinas ASAD Banten menggelar sharing organisasi sebagai upaya meningkatkan kualitas pembinaan pencak silat di Banten. Kegiatan tersebut berlangsung di GSG Al Furqon, Banten, Minggu (23/8/2026).
Sharing tersebut menjadi bagian dari konsolidasi organisasi, khususnya dalam menghadapi agenda terdekat, yakni Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten 2026. Dalam ajang tersebut, Persinas ASAD menyiapkan sembilan pesilat yang akan menjadi perwakilan Persinas ASAD Provinsi Banten.
Sekretaris Umum PB Persinas ASAD, Weda Hendragiri, mengatakan Persinas ASAD memiliki tiga mesin utama yang menjadi fondasi pengembangan organisasi. Ketiganya adalah organisasi, prestasi, dan silat tradisi.
"Ketiga mesin ini harus berjalan bersama. Organisasi harus kuat, prestasi harus meningkat, dan silat tradisi harus terus dilestarikan," ujar Weda dalam kegiatan sharing tersebut.
Sementara itu, Ketua Seni dan Prestasi PB Persinas ASAD, Latief Hernanto Fani, menjelaskan bahwa Persinas ASAD memiliki kekayaan keilmuan pencak silat yang bersumber dari sejumlah aliran.
Menurut dia, terdapat sembilan aliran yang menjadi bagian dari keilmuan Persinas ASAD, yakni Cikalong, Cimande, Sahbandar, Nagan, Kuntau, Cikaret, Garuda Mas, serta Tangkap Menangkap.
"Keilmuan ini menjadi bagian penting dalam menjaga identitas dan tradisi Persinas ASAD, sekaligus dapat dikembangkan untuk mendukung prestasi atlet," kata Latief.
Ketua Pengprov Persinas ASAD Banten, Sujarwo Budiana, mengapresiasi kegiatan sharing yang mempertemukan jajaran PB dan Pengprov Banten tersebut.
Menurut Sujarwo, kegiatan itu memberikan tambahan wawasan bagi para pengurus, terutama dalam menjalankan roda organisasi dan meningkatkan kualitas pembinaan pesilat di daerah.
"Kami mengapresiasi kegiatan sharing ini. Banyak wawasan dan masukan yang kami dapatkan untuk memperkuat organisasi serta menjalankan roda organisasi dengan lebih baik," ujar Sujarwo.
Ia berharap sinergi antara PB Persinas ASAD dan Pengprov Banten terus diperkuat sehingga pembinaan atlet, pengembangan organisasi, serta pelestarian silat tradisi dapat berjalan secara berkesinambungan.
Selain memperkuat konsolidasi internal, kegiatan tersebut juga diharapkan menjadi momentum untuk mematangkan persiapan Persinas ASAD menghadapi Porprov Banten 2026 dan melahirkan prestasi pencak silat yang lebih baik.(Red)
Editor :Tri Joko
Source : Redaksi